logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Siswa

Beberapa Akibat HP Bagi Prestasi Belajar Siswa


Ilustrasi pengaruh hp terhadap prestasi belajar

HP adalah alat komunikasi aktif yang universal dan fleksibel. Pada awalnya merupakan barang mewah, tetapi sekarang sudah bukan lagi. HP telah menjadi bagian gaya hidup. Tidak hanya orang-orang penting yang memanfaatkan HP, tetapi orang biasapun telah menggunakan HP. Begitu juga anak- anak sekolah. Mereka merupakan konsumen terbesar untuk HP. Masalahnya adalah apakah ada pengaruh HP terhadap prestasi belajar anak?

 

Keberadaan HP Bagi Siswa Sekolah

 

Hp atau telepon genggam adalah alat komunikasi yang banyak sekali perkembangannya saat ini. jika pada jaman dahulu, fungsi utama telepon genggam ini hanya untuk melakukan telepon atau hanya untuk mengirim sms atau pesan singkat. Saat ini telepon genggam ini sudah banyak dikembangkan dengan berbagai fitur atau aplikasi canggih yang membuat keberadaan telepon genggam ini semakin diharapkan untuk dimiliki.

 

Inilah yang memang membuat para siswa sekolah saja menginginkan untuk memiliki telepon genggam ini. walaupun memang banyak yang masih meragukan apakah memang keberadaan telepon genggam ini di tangan para siswa akan memberikan pengaruh yang baik atau malah memberikan pengaruh buruk dengan menurunkan prestasi dari siswa itu sendiri.

 

Namun tetap saja, saat ini banyak sekali kita dapat melihat bahwa sebagian besar dari siswa sekoalh sudah memegang telepon genggam. Dan justru bagi setiap siswa sekolah yang tak memiliki telepon genggam ini maka akan dianggap sebagai sosok yang tak mengikuti perkembangan jaman atau kuper.

 

Walaupun tetap ada perdebatan mengenai kepemilikan telepon genggam di kalangan siswa sekolah, namun tetap saja ada banyak pembiaran dari pihak sekolah ataupun orang tua bagi anaknya yang ingin memiliki telepon genggam. Walaupun juga masih kita temukan ada beberapa sekolah atau orang tua yang membuat batasan pada anak dan siswanya dalam hal kepemillkan telepon genggam ini.

 

Pengaruh HP Bagi Prestasi Sekolah

 

Secara pasti keberadaan telepon genggam yang dimiliki oleh siswa sekolah akan memberikan pengaruh bagi mereka. Pengaruh ini akan berdampak pada banyak hal, misalnya kehidupan sosial seperti pertemanan dengan sesama kawan, dan pastinya juga kehidupannya sebagai siswa sekolah.

 

Sejatinya, setiap orang yang memiliki Hp pastilah memiliki tujuan yang nyata akan fungsi dari HP yang dimiliki. Banyak yang menggunakan sebagai aat untuk berkomunikasi dengan orang lain, terutama para pelaku bisnis memiliki HP adalah untuk selalu menjaga komunikasi dengan rekan bisnis mereka.

 

Inilah fungsi yang jelas yang diinginkan dari kepemilikan HP oleh orang yang secara jelas membutuhkan Hp. Namun apakah memang kita sebagai orang tua melihat adalah fungsi ini yang ingin diambil oleh anak kita yang sejatinya masih sebagai siswa sekolah dengan HP yang mereka miliki? Atau justru kepemilikan dan keberadaan HP oleh mereka justru hanya akan memberikan pengaruh yang buruk atau kurang baik untuk diri mereka dan juga kehidupan mereka.

 

Hal inilah yang patut untuk benar-benar disadari oleh para orang tua sebelum memutuskan untuk memberikan HP kepada anak mereka. Memang terkadang orang tua memberikan HP kepada anaknya adalah untuk dapat memudahkan jalinan komunikasi antara orang tua dan anak. Namun dalam mencapai tujuan ini haruslah diperhatikan dengan benar dan saksama, jangan sampai keblabasan sehingga Hp dipergunakan anak untuk hal yang tak semestinya dilakukan.

 

Orang tua harus tanggap dalam melihat bagaimana anak mempergunakan HP. Jika memang dilihat sudah pada taraf yang menganggu aktivitas utama dari anak itu sendiri maka orang tua harus dapat mengambil tindakan tegas untuk mengambil atau menyita HP dari tangan anak. Semua ini adalah untuk kebaikan anak itu sendiri.

 

Jika kita memperhatikan, maka mayoritas anak sekolah mempunyai HP dengan fitur yang lengkap. Berbagai fasilitas ada di dalam HPnya sehingga mereka dapat melakukan apapun dengan alat tersebut. Dan, karena keasyikan bermain dengan HP, maka anak lupa akan tugas dan kewajiban utamanya. Anak-anak lupa belajar!

 

Setiap saat kita dapat menemui beberapa anak bergerombol dan ber-HP ria. Mereka begitu riang saat berbicara di HP. Ada juga yang asyik memencet tombol keyboard-nya untuk menulis sms untuk teman-temannya. Begitulah keasyikan mereka bermain HP sehingga banyak kegiatan mereka tertunda.

 

Beberapa akibat yang ditimbulkan oleh keberadaan HP bagi anak-anak adalah:

 

Mengalihkan Perhatian

 

Dalam kenyataannya, HP berhasil mengalihkan perhatian siswa dari proses pembelajarannya. Mereka lebih memperhatikan HP daripada semua penjelasan yang diberikan guru.

 

Tentunya jika kondisi ini terjadi, maka pengaruh HP terhadap prestasi belajar benar-benar mereka alami. Akibat terlalu memperhatikan HP, maka penjelasan guru diabaikan. Akibatnya, prestasi mereka-pun merosot. Ini merupakan salah satu akibat dari pengaruh HP pada anak-anak.

 

Siswa sekolah yang sejatinya masih anak-anak ini akan lebih suka untuk bermain dengan HP mereka. Lalu hal ini yang akan mengalihkan perhatian mereka dari tugas utama yang harusnya dijalankan yaitu belajar.

 

Dari perhatian yang banyak teralihkan dan menjaid berkurang ini maka akan secara nyata memberikan pengaruh pada prestasi belajar yang mereka raih. Inilah yang menyebabkan bahwa kepemilikan HP hanya akan memberikan pengaruh yang buruk bagi prestasi belajar siswa.

 

Menurunkan Konsentrasi

 

Konsentrasi adalah tingkat perhatian kita terhadap sesuatu. Dalam konteks belajar, berarti tingkat perhatian siswa terhadap segala penjelasan dan bimbingan belajar sang guru. Seharusnya, seluruh perhatian siswa diarahkan pada apa yang sedang mereka pelajari, tetapi seringkali HP menyita sebagian besar waktu mereka.

 

Sementara kita tahu bahwa penjelasan dan bimbingan guru merupakan salah satu cara belajar yang efektif. Jika mereka tidak memperhatikan, maka mereka telah kehilangan kesempatan untuk mengetahui apa yang telah mereka pelajari. Akibatnya, saat evaluasi, mereka tidak mempunyai bekal untuk evaluasi tersebut. Dan, nilai yang didapatkannya pasti rendah. Nilai rendah yang didapatkan siswa pada saat evaluasi diindikasikan sebagai proses pembelajaran yang tidak berhasil atau gagal.

 

Hal ini juga masih berhubungan dengan teralihkannya perhatian siswa dari tugas utama yaitu belajar. Mereka akan lebih suka untuk bermain dengan HP dan ini yang akan membuat konsentrasi belajar akan menurun. Karena pikiran sudah terpaut pada Hp dan segala aktivitas yang dapat dilakukan dengan menggunakan HP ini.

 

Melupakan Tugas dan Kewajiban

 

HP sebenarnya sangat bermanfaat jika dipergunakan sebagaimana fungsinya. Tetapi yang terjadi selama ini terjadi, khususnya pada anak-anak adalah penyalahgunaan HP untuk keperluan lain. Anak-anak asyik bermain dengan HP dan melupakan tugas kewajiban utamanya.

 

Mereka tidak lagi memperhatikan tugas kewajibannya sebab disibukkan oleh HP. Akibatnya, anak tidak menguasai materi belajarnya. Tidak ada satupun materi yang tersimpan dalam memori otak sebab memang tidak ada yang dimasukkan ke sana.

 

Pada saat proses pembelajaran berlangsung, seringkali kita melihat  beberapa siswa bermain HP. Walaupun sudah sering diperingatkan untuk tidak menggunakan HP saat proses pembelajaran, tetapi pelanggaran tersebut tetap saja terjadi, mereka sembunyi sembunyi saat melakukannnya. Tidak mungkin kita secara terus menerus merazia HP mereka.

 

Dengan bermain HP saat proses pembelajaran berlangsung, itu artinya siswa telah mengabaikan dan melupakan tugas dan kewajiban utamanya. Hal ini tentu saja tidak boleh terjadi dan tugas kewajiban guru untuk memperingatkannya.

 

Tetapi meskipun demikian, peranan guru tidak mungkin membatasi secara mutlak sebab ada anak yang menggunakan HP tersebut untuk keperluan komunikasi dengan keluarganya. Misalnya jika mereka harus antar jemput saat bersekolah.

 

Malas Belajar

 

Anak-anak yang sudah kecanduan HP, maka setiap saat yang dilakukannya hanyalah bermain HP dan HP. Mereka tidak pernah berpikir pada hal yang lainnya. Bagi mereka, yang terpenting adalah HP. Jika ke mana-mana tidak ada HP, maka rasanya tidak lengkap, bahkan ada beberapa anak yang  tidak mau melakukan kegiatan karena tidak punya HP.

 

Pada saat-saat belajar, anak-anak menghadapi buku dengan dampingan HP. Pada awalnya HP digunakan untuk mendengar musik untuk menciptakan suasana nyaman, refreshing pikiran. Tetapi, ketika ada yang mengirim sms atau menelpon, maka mulai saat itulah mereka berpindah kegiatan. Mereka sibuk dengan kegiatan barunya dan melupakan kegiatan belajar. Mereka jadi malas untuk belajar dan asyik bertelpon ria atau bersms ria.

 

Keberadaan HP memang sangat penting bagi kehidupan di zaman global ini. Tetapi jika ternyata HP mengganggu proses belajar dan menurunkan prestasi belajar anak, lebih baik mereka tidak diberi HP. Oleh karena itulah, peranan orang tua, guru dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan kit adalam meminimalisasi pengaruh HP terhadap prestasi belajar siswa.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pendidikan Karakter dalam Cerpen Pendidikan
  • Katakan Tidak pada Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar!
  • Ingin Sekolah di Sampoerna Academy? Daftar Saja Beasiswa Sampoerna!
  • Tanah Latosol, Salah Satu Jenis Tanah di Sekitar Kita
  • Macam-Macam Majas dalam Dunia Sastra
  • Cara Jitu Menaklukkan Soal Matematika
  • Tata Cara Penulisan Gelar yang Benar Secara Umum
  • Pengertian Pantai dan Bioma Pantai di Dalamnya
  • Rahasia Tanduk Kijang
  • Air Tanah, Mungkinkah Lenyap?
  • Aneka Jenis Hutan di Indonesia
  • Contoh Naskah Pidato yang Baik
  • Mustang Si Kuda Liar
  • Pemadatan Tanah untuk Fondasi
  • Skripsi Prestasi Belajar
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA