logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support
AnneAhira.com

Epidemiologi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Epidemiologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang seberapa sering penyakit dialami oleh suatu kelompok orang yang berbeda dan mencari tahu bagaimana bisa terjadi.

Ilmu ini bermanfaat sebagai informasi untuk merencanakan dan mengevaluasi strategi-strategi yang telah dilakukan, memberikan petujuk kepada para petugas kesehatan untuk menindaklanjuti perkembangan pasien.

Seperti halnya dengan ilmu patologi, epidemiologi juga merupakan cabang ilmu yang integral dan memiliki deskripsi penanganan yang khas. Banyak data dan interpretasi yang harus disiapkan sehingga pengoleksian seluruh informasi dapat menghasilkan simpulan tentang suatu penyakit yang dipantau.

A. Terminologi Epidemiologi  :

Epidemiologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu:
Epi = yang berkaitan
Demos =  masyarakat, daerah
Logos = ilmu

Jadi epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku dalam masyarakat.

B. Sejarah Epidemiologi    

Epidemiologi sudah berkembang pesat sejak zaman Yunani kuno. Ilmu ini sangat berpengaruh besar terhadap perilaku masyarakat guna mencapai tujuan sosial-humanisme. Etape-etape epidemiologi adalah sebagai berikut:

  1. Hippocrates, (circa 400 BCE): On Airs, Waters, and Places.
  2. John Graunt (1620-1674): Natural and Political Observations on the Bills of Mortality
  3. James Lind (1716-1794):  A Treatise of the Scurvy in Three Parts
  4. William Farr: Campaigning statistician
  5. John Snow: On the Mode and Communication of Cholera
  6. Joseph Golderberger (1874-1929)

Dari keseluruhan para ahli epidemiologi, John Snow lah yang dianggap sebagai Bapak Epidemiologi Modern.

C. Para filsuf yang berpengaruh besar bagi perkembangan epidemiologi :

  1. Francis Bacon (1561-1704)
  2. John Locke (1632-1704)
  3. George Berkeley (1685-1753)
  4. David Hume (1711-1776)
  5. John Stuart Mill (1806-1873)
  6. Karl Popper (1902-1992)
  7. John Tukey (1915-2000)

E. Hal-hal penting dalam Epidemiologi :

1. Populasi yang didata kesehatannya
Penduduk sebuah area yang akan diambil data kesehatannya harus jelas. Apakah seseorang sakit atau tidak, riwayat kesehatannya dalam jangka waktu tertentu, jenis kelamin, semua data harus lengkap.

2. Study Population
Seorang petugas kesehatan harus mempelajari karakteristik masyarakat yang akan diambil data kesehatannya. Budaya makan, kegiatan apa yang sering dilakukan, mata pencarian, kebiasaan buruk, ekosistem tempat masyarakat tumbuh, dan lain sebagainya.

3. Observation (study sample)
Memang tidak keseluruhan populasi yang diambil datanya. Ini dikarenakan masalah waktu dan biaya yang tidak memungkinkan seluruh orang diperiksa. Maka dilakukan observasi dengan mengambil sampel beberapa penduduk yang dianggap mewakili kesehatan masyarakat.

F. Ilmu-ilmu yang berhubungan dengan Epidemiologi :

  1. Biologi
  2. Sosiologi
  3. Filosofi
  4. Statistika
  5. Biostatistika
  6. Mikrobiologi
  7. Imunologi
  8. Kimia
  9. Pediastric dan Geriatric

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
MENU TOPIK
Pencegahan Penyakit
  • Hepatitis
  • Epidemiologi
  • Diabetes Mellitus
  • Jantung Koroner
  • Tumor
  • Buta Warna
  • Darah
  • Demam Berdarah Atau Dengue
  • Stroke
Artikel Terkait
  • Kista
  • Cacar (impetigo)
  • Alergi
  • Asma
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA