logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Musik    Teori Musik

Mempelajari Not Angka dalam Musik


Ilustrasi not angka

Tahukah Anda not angka? Sebelum memahami mengenai not angka, ada baiknya dulu kita menelusuri secara general atau umum mengenai musik itu sendiri. Musik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan media suara dan keheningan. Unsur-unsur umumnya adalah pitch yang mengatur melodi dan harmoni, ritme yang berkaitan dengan konsep tempo, meter dan artikulasi, dinamis dan kualitas sonic dari timber dan tekstur.Kata tersebut berasal dari bahasa Yunani yaitu mousike.

Beberapa definisi mengenai musik antara lain adalah bunyi atau kesan terhadap sesuatu yang dirasakan oleh indra pendengar, suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pedukungnya, dan segala bunyi atau suara yang dihasilkan dengan sengaja oleh individu maupun kelompok dan disajikan sebagai sebuah musik. Pada musik ini terdapat sistem penulisan karya musik atau disebut dengan notasi musik. Ada tiga macam notasi musik, yaitu not balok, not angka, dan not huruf.

Partitur adalah sebutan lain untuk suatu tulisan musik. Notasi musik yang standar digunakan adalah notasi balok yang didasarkan pada pranada dengan lambang untuk tiap nada yang menunjukkan durasi dan ketinggian dari suatu nada. Tinggi nada digambarkan secara vertikal, sedangkan waktu atau ritme digambarkan secara horizontal dan durasi nada ditunjukkan dalam ketukan. Walaupun tidak sepopuler not balok, not angka lebih bersahabat dengan musisi tradisional kita, seperti gamelan Jawa, Sumatera, Bali dan lain-lain.

Bicara mengenai musisi tradisional, akan kembali pada budaya dan konteks sosial. Kedua hal tersebut merupakan faktor mengapa suatu definisi musik begitu beragam. Begitu pula halnya dengan penciptaan, performansi dan signifikansi dari suatu musik.

Musik sendiri dapat dibedakan ke dalam genre dan sub genre. Menurut seorang Aristoteles, musik mempunyai kemampuan untuk mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme. Selain itu, juga ada hubungan yang kuat antara musik dan matematika. Jika matematika kental dengan pencantuman angka-angka, maka perhitungan nada-nada dalam musik juga dapat dicantumkan dengan angka terutama jika menggunakan not angka.

Bagi banyak orang dalam berbagai budaya, musik adalah bagian penting dari cara hidup mereka. Yunani kuno dan filosofer India mendefinisikan musik sebagai nada yang disusun secara horizontal sebagai melodi dan secara vertikal sebagai harmoni.

Berikut ini akan dijabarkan mengenai not angka sebagai bagian dari notasi musik secara lebih mendalam.

Sistem Penulisan Not Angka

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa ada tiga macam notasi musik, yaitu not angka, not huruf, dan not balok. Hal ini merupakan dasar agar kita mampu membaca dan menulis not angka. Not angka merupakan penulisan suatu karya musik pada kertas dengan menggunakan angka sebagai simbolnya.

Penulisan notasi musik dengan not angka, biasanya digunakan oleh para komposer dan musisi. Hal ini karena not angka lebih mudah dibaca dan lebih akrab daripada yang menggunakan not balok. Simbol yang dipakai pada not angka dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu sebagai berikut.

Not Angka - Simbol-simbol yang Berkaitan dengan Lambang Nada

  • Berupa angka dari 0 hingga 7, dengan angka 0 sebagai tanda istirahat dan angka 1 2 3 4 5 6 7 sebagai solmisasi yang di baca do re mi fa sol la si doo. Titik memiliki dua fungsi, yaitu sebagai oktaf atas atau bawah dan sebagai perpanjangan nada.
  • Selanjutnya, garis miring silang nada. Garis miring mempunyai dua bentuk. Garis miring silang ke kanan merupakan tanda naik setengah nada, sedangkan garis miring silang ke kiri merupakan tanda turun setengah nada

Not Angka - Simbol-simbol yang Berkaitan dengan Irama

  • Garis mendatar di atas pada not angka, termasuk yang berupa titik, berperan untuk membagi nilai-nilai ketukan nada-nada. Maka dari itu, tanda ini sangat berperan dalam nilai ketukan nada, dan tanda ini sangat berperan menggambarkan suatu melodi atau irama. Garis ini membagi nilai nada yang ada di bawahnya.
  • Garis tegak penentu birama. Garis ini menunjukkan pola irama dan tekanan nada yang tepat pada suatu lagu. Pola tetap ini dengan adanya jumlah nilai total ketukan. Garis ini mengapit beberapa not angka. Nilai birama yang sama, nilai total ketukannya pun sama.
  • Garis lengkung, biasa dipakai di atas atau di bawah nada. Garis lengkung di atas nada menunjukkan rangkaian nada yang mempunyai nilai ketukan tertentu. Garis di bawah menunjukkan nada dibunyikan secara tidak putus-putus

Not Angka - Simbol-simbol khusus

  • Tanda birama, ditunjukkan oleh dua angka yang dibatasi dengan garis miring. Angka depan atau atas merupakan jumlah ketukan dalam setiap birama. Angka di bawah atau belakang merupakan nilai ketukan masing-masing satuan nada dalam birama tersebut.
  • Tanda dinamika, yaitu crescendo atau decrescendo yang dilambangkan dengan dua garis yang membentuk sudut lancip. Bagian sudut lancip menunjukkan suara yang lembut, sedangkan bagian atau garis tengah yang terbuka melambangkan suara keras. Dengan demikian, arah pergeseran dari titik temu garis ke arah bagian terbuka menunjukkan perkembangan suara dari lembut ke keras.
  • Fermata adalah perhentian. Istilah ini berasal dari bahasa Italia. Fermata merupakan tanda perpanjangan nada sesuai dengan perasaan yang diinginkan dirijen. Tanda ini biasanya diletakkan pada akhir lagu.
  • Tempo, tanda ini dinyatakan dengan jumlah ketukan per menit. Jumlah ketukan ini untuk menyatakan cepat atau lambatnya lagu musik saat dinyanyikan atau dimainkan. Tanda tempo ini biasanya ditempatkan di pojok atau sudut kiri atas dalam partitur lagu atau musik baik notasi angka maupun notasi balok. Alat untuk menentukan kecepatan lagu adalah metronome maizel atau biasa disingkat M.M. Alat tersebut diciptakan oleh Johan Nepomumaizel.

Contoh tempo dalam not angka adalah sebagai berikut.

  • Largo: lambat, berat.
  • Adagio, lento: lambat, tegas, perlahan-lahan.
  • Adante: langkah orang berjalan, sedang.
  • Allegro: cepat.
  • Presto: cepat sekali.
  • Moderato: sedang.
  • Canbrio: semangat, berapi-api.
  • Agitato: riang, gembira.
  • Condolore: dengan sedih.
  • Marcia: Langkah orang berbaris.

Contoh tempo lambat dalam not angka adalah sebagai berikut.

  • Grave:§Maestoso: hikmat
  • Largo: lambat, lebar, agung (M.M 46-50)
  • Adagio: lambat, tenang, namun lebih cepat dari largo (M.M) 

Contoh tempo sedang dalam not angka adalah sebagai berikut.

  • Adante: sedang, langkah santai (M.M 72-76).
  • Andantino: langkah ringan (M.M 77-78).
  • Maestoso: agung dan mulia (M.M 88-92).
  • Moderato: sedang (M.M 96-104).

Perbedaan Antara Not Balok dan Not Angka

Ketika bermain piano atau kibor, maka akan dibutuhkan partitur yang menunjukkan not dan akor atau kunci yang harus dimainkan. Not balok cenderung lebih sulit untuk dibaca secara cepat, berbeda dengan not angka. Berikut ini akan dijabarkan mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing notasi (not angka dan not balok) tersebut.

Kelebihan not balok adalah sebagai berikut.

  • Not balok menunjukkan posisi not secara jelas sehingga tidak akan tertukar antara posisi nada rendah dan nada tinggi.
  • Not balok menunjukkan nilai not secara tepat dengan adanya gambar bendera, blok hitam atau putih pada kepala not.
  • Not balok dapat dipahami oleh orang lain di seluruh dunia, karena merupakan bahasa musik universal yang dapat diterima oleh semua orang di seluruh dunia.

Kelemahan not balok adalah sebagai berikut.

  • Teknik penulisan not balok lebih lama dan sulit.
  • Jika belum terbiasa, memainkan lagu dengan not balok akan terasa lebih sulit.

Kelebihan dan kekurangan not angka adalah sebagai berikut.

  • Teknik penulisan lebih mudah dan cepat.
  • Kode angka lebih mudah dipahami bagi pemula di bidang musik
    Kelemahan not angka
  • Tidak dapat menunjukkan posisi not pada tuts piano dengan tepat. Terkadang tanda titik kurang jelas sehingga menyulitkan pembacaan not.
  • Kurang jelas menunjukkan nilai not atau ketukan karena hanya berupa angka-angka tanpa keterangan tambahan berupa bendera, blok hitam atau putih pada kepala not layaknya not balok.

Nah, dengan sekilas pemaparan mengenai kelebihan dan kekurangan kedua notasi musik tersebut, manakah yang akan Anda gunakan, not balok atau not angka?

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Jadi Penyanyi Dengan Teknik Menyanyi yang Baik
  • Menyanyikan Lagu, Relaksasi Efektif Pikiran
  • Chord Piano, Harmoni Polifonik
  • Penyanyi dan Grup Band yang Menghiasi Music Indonesia
  • Dunia Hiburan Dunia Sejuta Harapan
  • Jenis Musik Band Indonesia Saat Ini
  • Antara Video Klip dan Musik dalam Industri Musik
  • Ngulik Kunci Gitar Bondan Ya Sudahlah
  • Marching Band - Orchestra Berjalan
  • Tip Agar Suara Tetap Merdu dan Prima
  • Asyik Clubbing dengan Ramuan DJ
  • Beberapa Hal Mendasar dalam Teknik Menyanyi
  • Belajar Teknik Menyanyi yang Benar
  • Instrumental music Menciptakan Inspirasi Berkarya Seni
  • Tentang Musik dan Dunia MP3
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA