logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Mata Pelajaran

Penjelasan Tentang Contoh Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif


Ilustrasi contoh penelitian

Semua mahasiswa tingkat akhir memang harus menyelesaikan skripsi atau tugas akhir mereka sebagai syarat memperoleh gelar sarjana dan diploma. Selama mengerjakan skripsi atau tugas akhir, setidaknya mereka memang harus melakukan sebuah penelitian agar bisa mendapatkan data yang signifikan untuk dilaporkan dan ditulis ke dalam skripsi atau tugas akhir.

Berbagai contoh penelitian yang bisa digunakan para mahasiswa memang beragam. Ada yang dimulai dengan hanya mendeskripsikan data sampai dengan membaca rumus mengolah data untuk dijadikan sebuah kesimpulan. Para mahasiswa tingkat akhir pastinya akan dihadapkan dengan kontrak mata kuliah paling berat dan memusingkan juga menguji mental yaitu skripsi atau tugas akhir.

Skripsi biasanya berjumlah 6 sks atau lebih yang bisa diambil untuk mahasiswa akhir yang mengikuti program kuliah sarjana. Tugas akhir biasanya diambil untuk mahasiswa tingkat akhir yang mengikuti program kuliah diploma. Sebenarnya tugas akhir juga dipakai di beberapa institut pada program sarjana. Semua sarjana di institut ini menggunakan kata tugas akhir (bukan skripsi) sebagai syarat memperoleh gelar sarjananya.

Contoh penelitian yang biasanya digunakan untuk sebuah skripsi dan tugas akhir ada bermacam-macam. Contoh yang akan dibahas seharusnya difikirkan dulu kerangkanya. Sebuah penelitian juga harus benar-benar dimengerti oleh pembuat skripsi, karena jika hanya asal-asalan kita tidak akan mendapat ilmu sedikitpun dari sana.

Beberapa penelitian yang bisa digunakan untuk menyusun skripsi adalah penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, penelitian tindakan kelas, penelitian eksperimen juga penelitian ilmiah. Semua contoh tersebut bisa dipilih sesuai tema skripsi atau TA yang akan dilakukan. Contoh penelitian yang akan dibahas disini hanya penelitian kualitatif dan kuantitatif.

Contoh Penelitian Kualitatif

Menurut Sugiyono dalam bukunya “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D” menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah sebuah penelitian dengan metode baru. Penelitian kualitatif disebut juga metode postpositivistik dan juga artisitik. Metode ini disebut artistik karena proses penelitiannya kurang berpola.

Penelitian kualitatif juga merupakan penelitian yang menginterpretasikan data baru yang ditemukan di lapangan. Contoh penelitian kualitatif ini tidak menggunakan rumus statistik untuk menghitung datanya. Hanya beberapa hitungan sederhana yang dipergunakan dalam penelitian kualitatif ini.

Dalam penelitian kualitatif, menurut Sugiyono, rumusan masalah yang bisa dipakai terdiri dari 3 bentuk yaitu rumusan secara deskriptif, komparatif dan assosiatif. Rumusan masalah komparatif adalah rumusan yang mengeksplorasi dan atau memotret situasi yang akan diteliti secara menyeluruh dan mendalam. Rumusan masalah komparatif adalah rumusan masalah yang membandingkan konteks sosial dengan lainnya.

Rumusan masalah assosiatif adalah rumusan masalah yang mengkonstruksi hubungan antara situasi sosial satu dengan lainnya.
Sebenarnya, penelitain dengan metode kualitatif adalah contoh penelitian yang bisa dibilang mudah daripada metode kuantitatif. Untuk menentukan judul dalam contoh penelitian kualitatif pun hanya didasarkan kepada masalah yang ditetapkan.

Sebenarnya semua penelitian baik itu kuantitatif, kualitatif R&D, tindakan kelas mempunyai judul yang ditentukan dari masalah yang akan diteliti. Karena dalam penelitian kualitatif judul penelitian masih dalam proses sementara. Jadi ketika kita mengerjakan proposal penelitain, judulnya pun masih dalam kategori sementara.

Beberapa judul untuk contoh penilitian kualitatif menurut Sugiyono adalah sebagai berikut:

  1. Membangun iklim yang Kondusif
  2. Mengapa Korupsi Sulit Diberantas di Indonesia?
  3. Makna Sakit Bagi Pasien.
  4. Pengembangan Model Pendidikan Berbasis Produksi.
  5. Mode Belajar Anak yang Berprestasi.

Semua judul ini bisa dipakai untuk berbagai subjek jurusan yang dipilih oleh mahasiswa tingkat akhir. Dalam contoh penelitian kualitatif, menurut Sugiyono, populasi tidak digunakan dan hanya dinamakan dengan situasi sosial. Disebut situasi sosial karena dalam pengumpulan datanya dilakukan hanya dengan metode wawancara dan observasi.

Sampling yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini yaitu alah pemberian peluang yaprobability sampling dan non probabiliti sampling. Probabiliti sampling sama pada semua anggota. Sedangkan nonprobability sampling pembelian peluang yang tidak sama pada semua anggota.

Dalam menganalisis data, contoh penelitian kualitatif ini diarahkan untuk menjawab semua rumusan masalah yang dibuat. Menurut Sugiyono, analisis data pada metode kualitatif ini bisa dinyatakan dengan beberapa pola statistik. Pola itu seperti Korelasi Spearman, Korelasi Pearson, Chi kuadrat atau Analisis Varian.

Contoh Penelitian Kuantitatif

Dalam contoh penelitian kuantitaif ini, menurut Sugiyono, metodenya dibuat secara spesifik, jelas dan rinci. Desainnya ditentukan sejak awal dan mempunyai pegangan langkah sejak awal. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif mempunyai tujuan untuk menunjukkan hubungan antara variable.

Metode ini menguji sebuah teori juga mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif. Metode penelitian ini mempunyai teknik pengumpulan data dengan kuesioner, observasi dan wawancara terstruktur. Metode kuantitatif mempunyai instrument penelitian yang harus diberikan pada sample penelitian.

Sampel penelitian dalam penelitian kuantitatif ini besar, representatif dan biasanya random atau acak juga bisa dicari dari awal penelitian. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah test, angket, wawancara terstruktur dan instrumen yang telah terstandar. Dalam hal ini, instrumen yang telah terstrandar bisa disebut juga dengan uji validitas dan reliabilitas. Sebelum test dilakukan pada sampel, sebaiknya test dibuat uji validitas dulu pada sampel yang bukan dibuat untuk penelitian.

Beberapa judul contoh penelitian kuantitatif yaitu:

  1. Hubungan antara payung yang terjual dengan tingkat kejahatan.
  2. Pengaruh gaya kepemimpinan dan tata ruang kantor terhadap efisiensi kerja di Departemen X.
  3. Pengaruh intensif terhadap disiplin kerja karyawan di departemen X.
  4. Hubungan antara tinggi badan dengan rpestasi kerja di bidang pemasaran.
  5. Hubungan antara banyaknya radio di pedesaan dengan jumlah sepatu yang terjual.

Semua contoh penelitian kuantitatif disini ditentukan dengan menganalisis data dengan rumus-rumus statistik. Data dalam contoh penelitian kuantitatif ini memang mempunyai hasil pengukuran variable yang dioperasikan dengan menggunakan instrumen. Dalam menganalisi data, sebuah penelitian yang menggunakan metode kuantitatif diperiksa di akhir pengumpulan data.

Jika datanya adalah data test, kita harus bisa membuat validitas test tersebut, memberikan pretest (test sebelum dimulainya sebuah treatment pada sampel) juga memberikan post test (tes sesudah dimulainya treatment). Data dalam metode kuantitatif ini akan dideduksi ketika sedang dianalisis. Dan semua data yang dilakukan pada metode penelitian kuantitatif ini dibuat dengan menggunakan statistik.

Dalam membuat hubungan dengan responden, menurut Sugiyono, metode penelitian dengan kuantitatif ini dibuat berjarak bahkan tanpa kontak agar terlihat objektif. Kedudukan peneliti juga lebih tinggi dari responden. jangka pendek dengan responden juga pendek sampai hopotesis dapat dibuktikan.

Semua metode penelitian baik itu kualitatif dan kuantitatif harus mempunyai hipotesis yang dibuat untuk memperkirakan jawaban sementara untuk sebuah penelitian. Semua hipotesis dirumuskan dengan Ha dan Ho. Ha jika hipotesis akan mempunyai hubungan dalam sebuah penelitian. Ho ditentukan jika hipotesis tidak mempunyai hubungan dalam sebuah penelitian.

Penelitian kuantitaif mempunyai usulan desain yang luas dan merinci. Semua literatur yang dihasilkan juga berhubungan dengan masalah dan variable yang diteliti. Semua rumusan masalah yang dirumuskan dalam metode penelitian kuantitatif dirumuskan dengan spesifik dan jelas. Semua hipotesis dirumuskan dengan jelas dalam usulan desain penelitian kuantitatif . Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen dalam penelitian kuantitatif memang sangat dianjurkan agar semua tes bisa lebih dianggap terpercaya dan benar.

Semua contoh penelitian di atas bisa dibuat sesuai yang kita perlu. Bagaimanapun tidak, semua skripsi dan TA yang dikerjakan akan bisa cepat selesai jika kita tekun mengerjakannya dan tidak malu untuk belajar. Kesuksesan bisa diraih dari hasil kerja keras yang kita lalui. Selamat berjuang para mahasiswa tingkat akhir. Semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Menulis Teks Narrative Bahasa Inggris
  • Soal Matematika SMP
  • Seputar Jenis Teori Pembelajaran Humanistik
  • Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Globalisasi
  • Pengertian Dasar Ilmu Listrik Dasar
  • Mencari Kumpulan Makalah Pendidikan
  • Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Dunia Pendidikan
  • Menguasai Ilmu Pengetahuan, Menguasai Dunia
  • Manajemen Berbasis Sekolah untuk Mutu dan Kualitas Sekolah
  • Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pedoman Pendidikan Kewarganegaraan
  • Fotosintesis Kehidupan
  • Pelajaran - Kenali Sebuah Ilmu
  • Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia
  • Tips Mengerjakan Skripsi Bahasa Inggris
  • Melakukan Penelitian Kuantitatif untuk Analisis Masalah Lebih Akurat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA