logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Tentang Novel    Novel Islami

Contoh Novel Pendek: Dalam Mihrab Cinta


Ilustrasi contoh novel pendek

Ada orang yang bisa membaca novel dalam waktu sehari selesai baca, orang seperti ini biasanya hanya menyimak alur cerita dari novel tersebut, tanpa memahami, mendalami dan menilai unsur-unsur lain dalam sebuah novel misalnya karakter penokohan, deskripsi setting, konflik-konflik dan sebagainya.

Bagi para peminat cerita pendek, biasanya akan malas membaca novel dengan alasan terlalu panjangnya alur cerita dan jumlah halaman yang harus dibaca lebih banyak. Namun apakah selamanya demikian? Ada contoh novel pendek yang tetap bisa dinikmati secara menarik oleh para peminat cerita pendek. 

Anda tentu tak asing lagi dengan penulis novel-novel religi Habiburrahman El-Shirazy alias Kang Abik. Novelis alumni Universitas Al-Azhar Mesir ini menulis cukup banyak contoh novel pendek yang juga tak kalah menariknya dengan novel yang memiliki tebal halaman ratusan jumlahnya.

Apakah yang menjadi faktor penentu menarik atau tidaknya sebuah novel tersebut ditentukan dari jumlah halaman? Tentu saja tidak. Yang memberikan nilai kualitas pada karya novel adalah kemampuan si penulis untuk dapat menyajikan unsur-unsur novel sebaik mungkin di dalam karyanya. Inilah yang akan menjadi tolak ukur baik atau tidaknya karya tersebut. 

Novel Pendek Dalam Mihrab Cinta

Ada banyak contoh novel pendek yang ditulis oleh Kang Abik. Dalam Mihrab Cinta yang juga telah dipentaskan di layar lebar, contoh novelet yang memuat tiga judul novel-novel pendek karya Habiburrahman El-Shrizay yang juga ketua Dewan Pertimbangan Forum Lingkar Pena ini.

Masing-masing novel pendek tersebut berjudul Takbir Cinta Zahrana, Dalam Mihrab Cinta dan Mahkota Cinta. Ketiga novel pendek ini dikemas dalam sebuah buku novelet yang diberi judul salah satu novel pendek di dalamnya yakni, Dalam Mihrab Cinta. 

Sulitkah menulis novel? Jika Anda bercita-cita ingin menulis novel dengan jumlah halaman ratusan lembar banyaknya, maka mulailah dengan menulis novel pendek.

Contoh novel pendek lainnya karya Habiburrahman El-Shirazy adalah Pudarnya Pesona Cleopatra, sebuah novel pendek yang juga bertema cinta inspiratif menggugah jiwa.

Jika ingin menulis novel pendek, maka usahakan lebih dulu Anda telah mahir menulis cerita pendek. Sebab sebuah novel hakikatnya merupakan kumpulan dari cerita pendek yang saling berurutan alur ceritanya. Jika diibaratkan sebuah pohan yang rindang, maka cerpen adalah bagian dari ranting-ranting sebuah pohon yang mendukung tingginya pohon tersebut. 

Ulasan Contoh Novel Pendek

Untuk lebih memahami contoh novel pendek, berikut disampaikan ulasan sebuah novel pendek yang merupakan bagian dari novel Dalam Mihrab Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy yang berjudul Takbir Cinta Zahrana.

Novel pendek ini terdiri dari tujuh puluh satu halaman saja. Konflik yang disajikan hanya sederhana menyoroti bagaimana fenomena seorang wanita lanjut usia yang tak kunjung menemukan pendamping hidup. Kang Abik tidak membuka konflik-konflik yang lebih luas lagi dalam novel ini.

Penyajian konflik lebih difokuskan pada tokoh utama novel ini yakni Zahrana. Zahrana yang menolak lamaran seorang dosen di kampusnya akhirnya berbuntut pada konflik lanjutan. Deskripsi yang disajikan dalam setiap alur tidak begitu kuat, permainan novel pendek ini lebih ditekankan pada narasi cerita.

Belajar dari Contoh Novel Pendek

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa novel pendek adalah kumpulan cerita pendek. Oleh sebab itu, cerita pendek (cerpen) lalu kemudian liat contoh novel pendek. Nyaris unsur yang ada di dalam cerpen sama dengan unsur yang ada novel. Tentunya, Anda tertarik ingin mempelajarinya, bukan? Berikut ini unsur-unsur novel pendek yang dipelari langsung dari novel Dalam Mihrab Cinta

  • Buatlah Tokoh Utama

Bila dilihat dari contoh novel pendek Tabir Cinta Zahrana, yang terdapat di dalam novel Dalam Mihrab Cinta, Zahrana adalah sosok dosen cerdas yang telah beberapa kali gagal dalam menemukan jodohnya. Ia adalah sosok tokoh utama dalam novel ini.

Zahrana di sini ditampilkan dengan sosok utuh yang berbeda dengan sosok lain yang ada di dalam novel tersebut. Anda bisa lihat sosok Zahrana yang menyesal lantaran dulunya terlalu idealis dalam mengejar karir dan cita-citanya. Hingga ia tak pernah tersebit di pikirannya ketika tentang kebutuhan primer dalam hidupnya, yaitu menikah.

Demikian juga dengan tokoh Samsul Hadi di dalam coontoh novel pendek Dalam Mihrab Cinta. Anda bisa melihat betapa seriysnta Syamsul untuk meraih cita-citanya menjad muballigh. Meski ia pernah dituduh pencuri saat menyantri di pondok pesantren.

  • Tentukan Latar

Latar adalah bagian terpenting dari sebuah novel. Karena latar dapat diibaratkan seperti panggung dalam pertunjukkan drama. Ia menjelaskan segala hal. Tak hanya tempat yang ditunjukkan, waktu, budaya, sosial dan lain-lain ditunjukkan.

Jika langsung kepada contoh novel pendek Takbir Cinta Zahrana, latar yang ditunjukkan tempat, usia dan lain-lain. Anda akan menemukannya ketika Zahrana dilamar oleh rekan sesama dosen tempatnya mengajar. Ia menolak lamaran tersebut lantara ada sebab-sebab tertentu.

Latar di sini juga menunjukkan usia, ketika ia memilih dipinang oleh mahasiswanya. Latarnya terletak pada dunia kampus. Tempat ia bertemu dengan dosen yang meminangnya dan tempat bertemunya dengan mahasiswa yang menikahinya.

Demikian halnya dengan latar yang terdapat di dalam novel Dalam Mihrab Cinta. Dalam contoh novel pendek yang kita kupas ini, latar yang dikupas adalah ihwal pondok pesantren.

  • Gaya Bahasa

Gaya bahasa menjadi bagian terpenting di dalam novel. Jika novelnya berlatarbekalang dunia kampus, maka gaya bahasanya harus selaras. Gaya bahasa yang digunakan populet tapi tetap sesuai dengan kaidah ahasa Indonesia yang baik dan benar. Inilah yang Anda temukan dalam conton novel pendek Takbir Cinta Zahrana dan Dalam Mihrab Cinta.

  • Point Of View

Setiap novel pasti memiliki sudut pandang cerita atau yang biasa disebut dengan point of view. Di dalam conton novel pendek Takbir Cinta Zahrana dan Dalam Mihrab Cinta menggunakan sudut pandang atau “point of view” orang ketiga.

Sudut pandang orang ketiga maksudnya adalah, menempatkan penulis berada di luar cerita yang ditulis di dalam novelnya. Berbeda dengan sudut pandang orang pertama, maka kamu termasuk di dalamnya. Jika pun kamu ingin menceritakan orang lain, kamu hanya bisa menceritakannya melalui narasi pikirannmu.

Biar lebih gampang berikut ini petikan conton novel pendek Takbir Zahrana yang menggunakan sudut pandang orang ketiga.

“Kamu masih nunggu yang bagaimana lagi, Nduk? Pak Karman memang agak tua, tapi ia berpendidikan dan kaya. Dia juga bisa tampak muda.” Kata ibunya yang sudah tahu keputusannya.

“Saya tidak menunggu yang bagaimana-bagaimana Bu. Saya menunggu lelaki saleh yang pas di hati saya. Itu saja.” Jawab Zahrana.

  • Plot

Semua novel tentunya memiliki plot. Plot selalu dipahami dengan alur cerita, urutan perista yang terdapat di dalam novel. Di dalam contoh novel pendek Cinta Zahrana dan Dalam Mihrab Cinta juga terdapat plot. Pot yang digunakan adalah plot alur maju.

Alur maju adalah alur yang secara keseluruhan ceritanya merupakan kronologis yang urut dan terus-menerus. Sebab-akibat dijelaskan secara teratur dari awal hingga akhir.

Perlu juga diketahui, ada satu lagi plot yang biasa digunakan novelis. Yaitu, plot atau alur mundu (flashback). Pada teknik ini, seorang novelis bebas memulai ceritanya. Artinya, ia bisa secara acak memulainya. Bisa dari pertengahan kronologis, bisa dari awal dan bahkan bisa kronologi akhir.

Cara Tepat Belajar Menulis Novel Pendek

Setelah mempelajari tentang contoh novel pendek, plus membedahnya lansung dari novel dalam Mihrab Cinta, tentunya Anda ingin menjadi novel juga, bukan? Ada cara terbaik dan cepat yang bisa Anda lakukan. Yaitu, Anda coba baca novel pendek lalu tulis ulang. Setelah ditulis coba analisis novel tersebut untuk mengetahui unsur-unsur novel yang ada.

Anda tak boleh puas dalam membaca novel pendek dan menuliskannya kembali, semakin Anda sering melakukannya, maka Anda bakal makin mahir dalam menulis novel pendek. Lakukanlah kegiatan membaca dan menulis ulang novel pendek selama dua minggu, pada minggu ketiga Anda coba membuat novel pendek sendiri. Percayalah, Anda pasti bisa.

Karena dengan pembelajaran menulis dulu, menulis lagi dan menulis terus akan membimbing Anda menjadi novelis. Plus, Anda pun tak meraba-raba dalam melatih ide dan membuat diksi yang menarik pembaca. Pasalnya, Anda sudah punya segudang pengetahuan tentang diksi-diksi yang biasa terdapat di dalam novel.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Contoh Isi Novel Laskar Pelangi
  • Membedah Novel Bumi Cinta
  • Buku Islami dalam Bentuk Cerpen dan Novel
  • Fenomena Novel Fiksi Islami
  • Ringkasan Novel Ayat Ayat Cinta
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA